ELECTRO THERAPY(TENS)
ELECTRO TEHRAPY (TENS)
Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) Merupakan suatu cara penggunaan energi listrik yang digunakan untuk merangsang sistem saraf dan peripheral motor yang berhubungan dengan perasaan melalui permukaan kulit dengan penggunaan energi listri yang terbukti efektif untuk merangsang berbagai tipe nyeri.
A. Bentuk Gelombang
1. Monophasic Memiliki bentuk gelombang rectangular, triangular dan gelombang separuh sinus searah
B. Frekuensi Pulse
C. Tipe-Tipe Arus TENS
1. High Frequenct TENS
- Frekuiensi Tens biasa dikenal juga dengan conventional Tens
- Diaplikasikan arus frekuensi tinggi dan intensitas rendah
- Tipe arus ini dapat merangsang serabut afferent berdiameter besar (A-Beta) untuk mencegah aktivitas nosisensorik: dapat menurunkan pelepasan neurotrans mitter excitatory seperti aspartate dan glutamate: dapat meningkatkan pelepasan neurotransmitter inhibitor seperti gammaHight.
- Aminobutyric acid (GABA) and serototin
- Frekuensi yang digunakan adalah >80 Hz.
- Frekuensi > 100 Hz menghasilkan sensasi paraesthesia yang nyaman tanpa kontraksi otot.
- Durasi pulse yang pendek (50 - 80s) atau < 150s, biasa digunakan adalah 100s.
- Intensitas yang biasa digunakan adalah 12 - 30 mA
- Lebih efektif diaplikasikan pada nyeri aktualitas tinggi
- Biasa dikenal sebagai acupunture-like TENS.
- Diaplikasikan frekuensi rendah dengan intensitas tinggi.
- Frekuensi yang digunakan adalah 1 - 5 Hz, atau < 10 Hz, intensitas tinggi yang digunakan adalah > 30 mA.
Durasi pulse panjang yang digunakan adalah > 200s- Menghasilkan stimulus yang tajam dan muncul seperti muscle twitch; pasien merasakan paraesthesia dan
kontraksi otot (twitching type). - Secara utama, merangsang serabut afferent A-delta dan tipe C untuk menghasilkan pelepasan endogenous opioid yang cukup (pelepasan endorphins dan encephalin) melalui sistem descendeng pain suppression memiliki efek blocking terhadap transmisi sirkuit nyeri.
- Menggunakan frekuensi tinggi, durasi pulse yang singkat, dan intensitas yang tinggi.
- Burst TENS adalah serangkaian impuls yang diulang selama 1 - 5 kali per detik.
- Gabungan/Campuran antara Conventional dan Acupuncture TENS
- Frekuensi pulse trains adalah 1 - 4 Hz (biasa 2 Hz), memiliki 2 - 3 burst/detik, setiap burst berlangsung selama 70 ms dengan internal frekuensi burst sebesar 100 Hz.
D. Penggunaan aplikasi TENS
1. Aplikasi TENS pada ischialgia
Shialgia berasal dari kata"ischialgia " yang berarti pinggul dan "algos" yang berarti nyeri. nyeri ini terasa pada punggung bawah dan panggul lalu menjalar turun hingga ke paha dan kaki. Penyebab utamanya adalah disfungsi dari nervus ishiadicus. Nervus ishiadicus merupakan saraf terpanjang pada tubuh manusia. Saraf ini berasal dari spinal lse
2. Aplikasi TENS pada Neck Pain
Pada saat stimulasi nyeri menggunakan Transcutaneous elektricl Nerve Stimulation (TENS ) pasien akan berkonsentrasi pada rasa stimulati Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation. Rangsangan akan dihantarkan melalui serabut
3. Aplikasi TENS pada shoulder pain
Posisi pasien : pasien berbaring terlentang Pelaksanaan :
• Diletakan pada anterior dan posterior
glenohumeral joint bahu kiri pasien
• nyalakan alat dengan mengatur waktu 10 menit dan intensitas sesuai toleransi pasien
• setelah selesai matikan alat rapikan kembali.
E. Kekurangan Dan Kelebihan Tens
F. Referensi
- https://id.scribd.com/doc/116829162/TENS
- https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-tens
- https://id.scribd.com/document/595586530/Makalah-Kel-15-IT-Elle-Tens-Machine

0 Response to "ELECTRO THERAPY(TENS)"
Posting Komentar